KETIKA
Kamis, 07 Januari 2010
Duduk bersila,bermukena warna putih,kedua tangan tengadah,bibirnya berkomat-kamit,kedua bola matanya basah............
Sebentar terdengar isaknya penuh memelas,gadis cilik polos memprotes kekuasaan Sang kholiq."Ya Allah kenapa Engkau berikan cobaan pada kedua orang tuaku ? Ya Allah kembalikan mereka agar untuh dan tak rapuh lagi.Ya Allah,ku tak ingin kehilangan satu atau kedua beliau ..........aku masih haus kasih sayang mereka"
Do'a nya menyusup lubang kunci yang kuintip.Ya Allah khabulkan do'a si gadis cilik yang tak berdosa ......................
Tak kuasa kuharus bagaimana tuk berucap padanya,kudekap erat,kubelai penuh damai,detak jantungku menggoncangkan tubuh kecilnya,rabutnya basah oleh tetesan ketidak tega anku.
Perlahan tangisnya mereda,kubiarkan angannya mengembara,mecari jawab dan menjumputi puing-puing duka yang kini baru ditinggalkan kedua orang tuanya karena lagi dilanda prahara rumah tangga.
Oh.....sebuah cermin kecil,memotreti liku-liku hidupku seraya menertawakan kebodohan kami sebagai umat yang tak bertobat.
Dunia semakin bergaya,alam semakin gersang,udara semakin terhalang..............
Manusia semakin mengumbar nafsu angkara murka.............
Punya yang baru cari yang terbaru,punya satu cari seribu,tak pedulikan waktu dan ilmu,semua serba grusa-grusu............
Semoga kecantikan,dan ketampanan seseorang tidak dijadikan senjata terampuh di alam ini,jadikanlah semua tuk bertambah rasa syukur padaNya.
Semoga kami,mereka,beliau dan anda dijauhkan dari cinta buta,cemburu buta,hingga buta-buta yang lain.Akhirnya jadikan penutup kata dan cerita Thean massa bodho...........he he he.
"Konyol..........................!"

0 komentar:
Posting Komentar